Inovasi Asesmen dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Kajian Literatur tentang Pendekatan, Implementasi, dan Tantangan
DOI:
https://doi.org/10.54090/emerald.1333Keywords:
Asesmen Inovatif, Pendidikan Anak Usia Dini, Asesmen Autentik, Asesmen Digital, Systematic Literature ReviewAbstract
Asesmen merupakan komponen penting dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) karena berfungsi untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh serta menjadi dasar dalam perencanaan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak. Perkembangan paradigma pendidikan dan kemajuan teknologi telah mendorong lahirnya berbagai inovasi asesmen yang lebih autentik, holistik, dan berpusat pada anak. Namun demikian, implementasi berbagai pendekatan asesmen inovatif masih menghadapi sejumlah tantangan di satuan PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai bentuk inovasi asesmen dalam pendidikan anak usia dini, implementasinya dalam pembelajaran, serta tantangan yang dihadapi berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui proses identifikasi, seleksi, ekstraksi, dan sintesis hasil penelitian. Jumlah artikel yang dianalis sebanyak 30 artikel. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi asesmen pada PAUD didominasi oleh penerapan asesmen autentik, asesmen berbasis bermain, asesmen formatif, portofolio perkembangan, dokumentasi pembelajaran, serta asesmen berbasis teknologi digital. Implementasi pendekatan tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, mendukung pembelajaran yang berpusat pada anak, memperkuat kolaborasi antara guru dan orang tua, serta meningkatkan efektivitas dokumentasi perkembangan anak. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kompetensi guru, rendahnya literasi digital, tingginya beban administrasi, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta isu perlindungan data anak. Kajian ini menegaskan bahwa penguatan kapasitas guru, dukungan kebijakan, dan pemanfaatan teknologi yang bertanggung jawab menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan implementasi asesmen inovatif di PAUD.




