Implementasi Metode Bermain Peran Dalam Meningkatkan Kemampuan Proposional Anak
DOI:
https://doi.org/10.54090/emerald.1039Keywords:
Bermain Peran, Kemampuan Proposional, PAUD, PTK, Kurikulum MerdekaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan teknik bermain peran guna meningkatkan kemampuan prososial anak di RA Perwanida VIII. Kemampuan prososial, seperti berbagi, bekerja sama, dan membantu, merupakan elemen penting dalam pertumbuhan sosial-emosional anak usia dini. Metode penelitian yang dipilih adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi fase perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek yang diteliti adalah 20 anak dari kelompok B di RA Perwanida VIII. Data diperoleh melalui observasi dan analisis data, kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penerapan metode bermain peran dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan prososial anak. Pada siklus pertama, perkembangan kemampuan prososial anak mulai terlihat, tetapi belum merata. Pada siklus kedua, ada peningkatan yang lebih baik dalam kemampuan berbagi, bekerja sama dan empati. Temuan ini menunjukkan bahwa metode bermain peran sangat efektif dalam mendukung perkembangan prososial anak di jenjang pendidikan anak usia dini. Oleh karena itu, metode ini dapat dijadikan sebagai salah satu strategi pembelajaran yang disarankan bagi pengajar di RA Perwanida VIII.
