Toleransi dan Prinsip-prinsip Hubungan Antarumat Beragama dalam Perspektif Dakwah Islam

Authors

  • Mulyanto Abdullah Khoir Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta
  • Muhammad Isa Anshory Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.54090/pawarta.302

Keywords:

tolerance, harmonious, religious people

Abstract

Hidup berdampingan meski berbeda agama bukan hal baru dalam perjalanan bangsa Indonesia. Para pendahulu republikpun telah memberikan contoh nyata toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun demikian, problem-problem toleransi masih sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk kesalahpahaman dalam memahami makna toleransi yang berakibat kesalahan dalam interaksi dan hubungan antar umat beragama. Dengan latar belakang inilah penelitian ini dibuat. Penelitian ini mencoba melihat berbagai fenomena sosial yang terjadi terkait hubungan antar umat beragama dengan dinamikanya serta mendeskripsikannya berdasarkan data-data yang diperoleh, baik data terkait subyek secara individu, kelompok, lembaga maupun masyarakat. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Islam sangat menjaga toleransi, menghormati hak-hak manusia dan menempatkan dalamderajat yang tinggi dan mulia. Karena itu, perlu adanya kesepahaman bersama dengan asas saling menghormati dan menghargai satu dengan lainnya. Juga perlu langkah-langkah praktis untukmembangun toleransi yang bermartabat agar hubungan antar umat beragama terjalin harmonis tidak saling curiga dan penuh dengan kebersamaan. Beberapa langkah tersebut adalah: 1). Saling menghormati dan menghargai keyakinan orang lain tanpa harus mencampuradukkan keyakinan tersebut. 2). Membangun saling menghormati dan menghargai dengan menghilangkan sikap saling curiga. 3). Membangun masyarakat dengan keyakinan bahwa keragaman adalah kekayaan bangsa Indonesia. 4). Bersama-sama menatap masa depan untuk kemajuan dan kemakmuran masyarakat Indonesia. 5). Banyak melakukan dialog karena banyak-titik-titik persamaan untuk kemaslahatan berbangsa dan bernegara, bukan untuk mencari titik perbedaan apalagi mempertentangkannya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aceh, A. (1970). Toleransi Nabi Muhammad dan Para Sahabat (2nd ed.). Ramadhani.

Al-Buthy, M. S. R. (2008). Sirah Nabawiyah, Analisis Ilmiah Manhajiyah Sejarah Pergerakan Islam di Masa Rasulullah Saw (13th ed.). Rabbani Press.

Al-Mubarakfuri, S. S. (2021). Sirah Nabawiyah Sejarah Hidup Nabi Muhammad. Ummul Qura.

Al-Qur’an. (2002). Al-Qur’an dan Terjemahan Al-Muhaimin. Departemen Agama Republik Indonesia.

Hasyim, U. (1979). Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam Sebagai Dasar Menuju Dialog dan Kerukunan Antar Agama. Bina Ilmu.

Husaini, A. (2005). Wajah Peradaban Barat, dari Hegemoni Kristen ke Dominasi Sekular-Liberal (1st ed.). Gema Insani.

Husaini, A. (2011). Toleransi dan Kerukunan. Islamia: Jurnal Pemikiran Islam Republika. https://www.academia.edu/35753378/Sisipan_Islamia_Surat_Kabar_Republika_edisi_15_Desember_2011

KBBI, B. P. dan P. B. (2018). Kamus Besar Bahasa Indonesia Online. Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia. https://kbbi.kemdikbud.go.id/

Maarif, A. S. (2009). Islam dalam Bingkai Keindonesiaan dan Kemanusiaan (1st ed.). Mizan.

Matanasi, P. (2016). Persahabatan Lintas Ideologi: Natsir, Kasimo, dan Leimena. Tirto.Id. https://tirto.id/persahabatan-lintas-ideologi-natsir-kasimo-dan-leimena-b4tG

Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Nazir, M. (2009). Metode Penelitian (G. Indonesia (ed.)).

Purwadarminta, W. J. S. (1999). Kamus Umum Bahasa Indonesia (16th ed.). Balai Pustaka.

Rasjidi. (1974). Mengapa Aku Tetap Memeluk Agama Islam. Bulan Bintang.

Rasjidi. (1979). Kebebasan Beragama. Media Dakwah.

Subarkah, M. (2017). Moh Natsir: Tanpa Toleransi tak akan Ada Kerukunan. Republika. https://news.republika.co.id/berita/jurnalisme-warga/wacana/17/08/17/outaiw385-moh-natsir-tanpa-toleransi-tak-akan-ada-kerukunan?

Thoha, A. (2005). Tren Pluralisme Agama: Tinjauan Kritis. Perspektif.

Downloads

Published

2023-08-21

How to Cite

Khoir, M. A., & Anshory, M. I. (2023). Toleransi dan Prinsip-prinsip Hubungan Antarumat Beragama dalam Perspektif Dakwah Islam. Pawarta: Journal of Communication and Da’wah, 1(2), 55–81. https://doi.org/10.54090/pawarta.302

Issue

Section

Articles